Berapa Watt Listrik yang Dibutuhkan untuk Cas Mobil Listrik di Rumah?

  • Beranda
  • Artikel
  • Berapa Watt Listrik yang Dibutuhkan untuk Cas Mobil Listrik di Rumah?
Mobil listrik sedang di-charge di rumah menggunakan wall charger

Sebelum memutuskan pasang charger mobil listrik di rumah, pertanyaan yang paling sering muncul justru bukan soal harga, tapi soal daya listrik: apakah daya PLN yang sudah terpasang cukup, atau harus tambah daya dulu. Jawabannya tergantung jenis charger yang dipakai, karena portable charger dan wall charger punya kebutuhan daya yang jauh berbeda.

Dua Jenis Charger, Dua Kebutuhan Daya

Portable Charger (Mode 2): 10A atau 16A

Portable charger adalah unit yang dicolok ke stop kontak khusus (bukan colokan biasa di dinding rumah), baik bawaan dari mobil maupun unit terpisah yang juga banyak dijual di marketplace seperti Tokopedia atau Shopee. Umumnya tersedia dua pilihan arus: 10A (sekitar 2.200 watt) dan 16A (sekitar 3.500 watt).

Untuk pemilik Wuling Air EV, BYD Dolphin, atau Neta V yang biasanya memakai portable charger 10A bawaan, daya PLN 2.200 VA masih bisa cukup, tapi cukup pas-pasan karena arus charger saja hampir menghabiskan kapasitas meteran. Perangkat besar lain sebaiknya tidak menyala bersamaan saat charging berlangsung. Untuk portable charger 16A, daya 2.200 VA tidak akan cukup dan berisiko membuat MCB trip, minimal dibutuhkan daya 3.500 VA.

Wall Charger 7kW dan 11kW: Butuh Daya Lebih Besar

Wall charger adalah unit terpasang permanen di dinding, mengisi jauh lebih cepat karena daya yang ditarik juga jauh lebih besar, 7.000 watt untuk unit 7kW dan 11.000 watt untuk unit 11kW. Untuk kebutuhan ini, daya rumah 2.200 VA jelas tidak cukup, dan karena daya charger saja sudah di atas 5.500 VA, tambah daya ke PLN untuk wall charger pada dasarnya selalu mengarah minimal ke tingkatan 7.700 VA.

Cara Sederhana Menghitung Kebutuhan Daya

Patokan kasar yang bisa dipakai pemilik rumah tanpa perlu latar belakang teknik listrik: jumlahkan daya charger dengan daya perangkat besar lain yang biasa menyala bersamaan (AC, pompa air, mesin cuci), lalu bandingkan dengan daya PLN yang terpasang. Jika totalnya mendekati atau melebihi daya terpasang, artinya perlu tambah daya sebelum pasang charger, terutama untuk wall charger.

Daya listrik yang terpasang di rumah Anda bisa dicek sendiri, tertera di MCB meteran atau di tagihan listrik bulanan. Sampaikan angka ini ke tim kami sejak awal, supaya rekomendasi jenis charger yang sesuai bisa diberikan lebih dulu, sebelum jadwal pemasangan ditentukan.

Perhatikan Tingkatan Daya Meteran dan PPN Sebelum Tambah Daya

Tarif daya meteran listrik 1 fasa di Indonesia hanya tersedia dalam tingkatan tertentu: 450, 900, 1300, 2200, 3500, 4400, 5500, 7700, dan 11.000 VA. Tidak ada tingkatan 6600 VA.

Ini penting untuk diketahui karena PPN dikenakan pada tagihan listrik pelanggan dengan daya 6600 VA ke atas. Karena tidak ada tingkatan persis di 6600 VA, dalam praktiknya batas ini jatuh di antara dua tingkatan yang ada: 5.500 VA ke bawah tidak kena PPN, begitu naik ke 7.700 VA, PPN otomatis berlaku di tagihan bulanan.

Untuk portable charger, kalau daya rumah saat ini mendekati cukup, pertimbangkan naik ke tingkatan di bawah 6.600 VA dulu (3.500, 4.400, atau 5.500 VA) daripada langsung melompat ke 7.700 VA. Portable charger, baik tipe 10A maupun 16A, hanya menarik daya sekitar 2.200 hingga 3.500 watt, sehingga kebanyakan rumah sebenarnya tidak perlu naik sampai ke tingkatan yang kena PPN.

Untuk wall charger, kondisinya berbeda. Karena unit 7kW saja sudah menarik daya 7.000 watt, hampir semua instalasi wall charger otomatis membutuhkan daya minimal 7.700 VA, sehingga PPN pada tagihan bulanan memang tidak bisa dihindari. Ini sebaiknya diperhitungkan sejak awal sebagai bagian dari biaya operasional jangka panjang, bukan cuma biaya pasang di awal.

Panel MCB dan meteran listrik PLN di rumah menunjukkan label tingkatan daya VA

Efek ke Tagihan Listrik Bulanan

Charging semalaman dengan wall charger menambah konsumsi kWh bulanan cukup signifikan dibanding portable charger. Untuk pemilik yang ingin memantau biaya ini secara detail, ada opsi tambahan Smart Energy Meter WiFi yang bisa dipasang bersamaan dengan charger, mencatat pemakaian listrik charging secara terpisah dari listrik rumah dan bisa dijadwalkan menyala hanya saat tarif listrik malam lebih murah.

Jangan Asal Colok ke Stop Kontak Biasa

Terlepas dari berapa watt yang dibutuhkan, charging mobil listrik semalaman tidak boleh memakai stop kontak rumah biasa. Sistem charging EV bisa menghasilkan arus bocor yang tidak terdeteksi oleh proteksi listrik standar, sehingga instalasi charger, baik portable maupun wall charger, tetap membutuhkan komponen proteksi khusus dan grounding yang terukur, bukan sekadar cukup daya.

Langkah Berikutnya

Jika belum yakin daya rumah Anda cukup untuk jenis charger yang direncanakan, cara paling praktis adalah menyampaikan daya PLN yang terpasang dan jenis mobil listrik Anda saat menghubungi tim kami, agar rekomendasi yang diberikan sudah sesuai sebelum jadwal survei ditentukan.

Baca detail layanan pemasangan kami di Jasa Pasang Charger Mobil Listrik di Rumah, atau lihat rincian paket dan harga di Paket Instalasi Charger Mobil Listrik.

Butuh survei atau estimasi biaya? Tim Titantek siap membantu.

WhatsApp