Akses Kontrol Kartu RFID dengan Baterai Cadangan pada Pintu di Jl. Bunga Asoka, Medan

  • Beranda
  • Studi Kasus
  • Akses Kontrol Kartu RFID dengan Baterai Cadangan pada Pintu di Jl. Bunga Asoka, Medan
Sisi dalam pintu di Jl. Bunga Asoka Medan dengan magnetic lock di atas kusen, boks power supply 12V, dan exit push button di dinding

Latar Belakang & Tantangan Klien

Satu pintu masuk di bangunan Jl. Bunga Asoka masih mengandalkan kunci manual. Selama dipakai sehari-hari cara itu terasa memadai, sampai muncul pertanyaan yang sulit dijawab: siapa saja yang sebenarnya memegang kunci, dan apa yang harus dilakukan kalau satu kunci hilang atau tidak kembali. Jawaban satu-satunya adalah mengganti silinder kunci dan membagikan ulang anak kunci ke semua orang, pekerjaan yang merepotkan hanya karena satu kunci tercecer. Di sisi lain, mengganti kunci manual dengan pengunci elektrik membawa risiko yang perlu dipikirkan sejak awal, bukan setelah terpasang: magnetic lock menahan pintu selama ada arus, sehingga begitu listrik padam pintu ikut terbuka. Tanpa antisipasi, pemilik hanya menukar satu masalah dengan masalah lain.

  • KlienProyek Privat, Jl. Bunga Asoka
  • LokasiJl. Bunga Asoka, Medan, Sumatera Utara
  • LayananAkses Kontrol, Kartu RFID
  • PelaksanaanJuni 2026

Solusi Sistem yang Diterapkan

Titantek mengerjakan pemasangan ini langsung di lokasi, dari survei sampai serah terima. Perangkat yang dipakai adalah akses kontrol standalone HF6, yaitu pembaca kartu dan kontroler pintu dalam satu unit, sehingga tidak perlu panel kontroler terpisah maupun komputer untuk mengoperasikannya. Pengunci memakai electromagnetic lock yang dipasang pada kusen di sisi atas daun pintu, pilihan yang tidak menuntut pembongkaran atau perubahan pada daun pintu yang sudah ada. Persoalan listrik padam dijawab dengan baterai aki cadangan yang dirangkai bersama power supply 12V di boks yang sama, jadi pintu tetap terkunci dan kartu tetap bisa dipakai ketika arus PLN berhenti. Di sisi dalam dipasang exit push button, supaya orang yang sudah berada di dalam cukup menekan satu tombol untuk keluar tanpa perlu membawa kartu. Setelah pemasangan, kartu RFID untuk pengguna yang berhak didaftarkan ke perangkat, lalu fungsi buka kartu, tombol keluar, dan ketahanan saat daya diputus diuji satu per satu sebelum pintu diserahkan.

Komponen & Teknologi yang Digunakan

  • Akses kontrol standalone HF6, pembaca kartu dan kontroler dalam 1 unit
  • Electromagnetic lock (EM lock) pada kusen pintu
  • Exit push button sisi dalam ruangan
  • Power supply unit 12V DC
  • Baterai aki cadangan, pintu tetap terkunci saat listrik padam
  • Kartu RFID untuk pengguna yang terdaftar
  • Pendaftaran kartu, pengujian fungsi, dan serah terima ke pemilik

Hasil & Manfaat Bagi Klien

Pintu kini hanya terbuka untuk pemegang kartu RFID yang terdaftar, dan tetap terkunci ketika listrik padam. Kartu yang hilang tidak lagi menjadi alasan mengganti silinder kunci, karena kartu tersebut cukup dihapus dari perangkat dan diganti dengan kartu baru. Penambahan atau pencabutan hak akses dilakukan sendiri oleh pemilik di unit yang terpasang, tanpa perlu memanggil teknisi untuk tiap perubahan. Pekerjaan satu pintu seperti ini juga menjadi titik awal yang wajar: bila nanti ada pintu lain yang perlu dibatasi aksesnya, polanya tinggal diulang dengan perangkat yang sama.

WhatsApp